DPRD, Bupati Serta Wakil Bupati Sidak Proyek Pembangunan RSUD Sedati Rp 51,7 Miliar Ada Apakah ?

Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana sidak kelokasi proyek.(an)
SIDOARJO,KRJATIMCOM.- Setelah komisi A dan C DPRD Kabupaten Sidoarjo serta Bupati Sidoarjo Sidak Proyek Mercusuar Pembangunan RSUD Sedati senilai 51,7 Miliar kini giliran Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana sidak kelokasi proyek. Selasa (04/11/2025).
Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana merasa sangat kecewa atas hasil pekerjaan proyek RSUD Sedati senilai Rp 51,7 miliar. Hal ini, lantaran saat melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) Wabup Sidoarjo menemukan hasil pekerjaan proyek yang dikerjakan PT Ardi Tekindo Perkasa (ATP) Surabaya itu benar-benar lamban.
Proyek yang sudah dikerjakan pada awal Juli hingga akhir Desember 2025 itu, baru bisa diselesaikan 13 persen. Namun, sayangnya rekanan pelaksanaan proyek ini justru masih optimis bakal mampu menyelesaikan proyek itu hingga 75 persen hingga masa akhir kontrak pekerjaan.
Sebelumnya Bupati Sidoarjo Subandi maupun Komisi C dan D DPRD Sidoarjo juga pernah melakukan sidak ke lokasi proyek mercuar senilai Rp 51,7 miliar itu. Baik Bupati maupun DPRD Sidoarjo sangat menyesalkan kinerja PT ATP Surabaya yang dinilai tidak mampu memenuhi progres yang ditetapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo itu.
Tidak kalah kecewanya saat Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana saat meninjau ke lokasi proyek itu. Bahkan orang nomor dua di Pemkab Sidoarjo ini, meminta agar PT ATP Surabaya melakukan percepatan pekerjaan di lapangan.
“Dengan sisa waktu satu bulan ini, saya berharap ada progres yang maksimal dalam menyelesaikan proyek RSUD Sedati ini,” ujar Mimik Idayana di lokasi proyek RSUD Sedati.
Di lokasi Sidak, Mimik langsung mengecek besi baja dan beton bangunan di gedung sisi utara maupun kondisi bangunan lainnya. Bahkan Mimik juga berdiskusi dengan Direktur PT ATP, Rony Pujiantoro sebagai penanggung jawab proyek dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Achmad Muklis.
Pihak kontraktor pelaksana pun menjanjikan percepatan pekerjaan fisik untuk mengejar ketertinggalan progres penyelesaian. Bahkan, pelaksana berjanji hingga batas akhir pada 16 Desember 2025 mendatang, progres hasil pekerjaan fisik pembangunan RSUD Sedati akan tercapai sesuai target.”Insyaallah, kita bekerja keras hingga progresnya mencapai 75 persen pada Desember mendatang,” janji Direktur PT ATP, Rony Pujiantoro didampingi Arief, pengawas pekerjaan di lokasi proyek.(an)







