Indra Kuspriyadi Sebagai Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Yang Baru


MALANG,KRJATIM.COM. Rotasi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang dari Febrina menjabat sejak tahun 2024 selaku Pejabat lama digantikan oleh Indra Kuspriyadi sebagai Kepala kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang yang baru. Pengukuhan dilakukan di Ballroom Hotel Grand Mercure pada Rabu (11/2) 2026.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta usai mengukuhkan Indra Kuspriyadi Menyampaikan Indra sebagai salah satu sumber daya terbaik yang dimiliki Bank Indonesia. Dia memiliki pengalaman panjang di berbagai penugasan strategis, termasuk sebagai Deputi Direktur Kantor Wilayah BI Sumatera Utara dan Sumatera Selatan.

“Indra adalah salah satu putra terbaik BI yang sebelumnya telah mengemban berbagai penugasan, termasuk Deputi Direktur Kanwil BI Sumatera Utara dan Selatan,” ujarnya.

Menurut Filianingsih, pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat peran BI Malang dalam menjaga stabilitas ekonomi wilayah. Terutama melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai mitra strategis.

Dia menambahkan, kondisi perekonomian global saat ini masih dibayangi ketidakpastian. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 diproyeksikan sedikit melambat menjadi 3,2 persen dibanding 3,3 persen pada 2025. Perlambatan itu dipengaruhi dinamika negosiasi tarif resiprokal Amerika-Indonesia serta kerentanan rantai pasok global.

Meski demikian, perekonomian nasional dinilai tetap berada pada jalur yang relatif aman. Pada triwulan IV 2025, ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh 5,3 persen.

“Jadi peran BI di daerah sangat penting sebagai strategic advisor yang bersinergi dengan pemda,” lanjut Filianingsih.

Peran tersebut mencakup pengendalian inflasi, menjaga ketahanan pangan, serta memperkuat gerakan nasional pengendalian inflasi. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari sisi produksi, distribusi hingga konsumsi. Jadi peran BI di daerah sangat penting sebagai strategic advisor yang bersinergi dengan pemda,” lanjut Filianingsih.

Peran tersebut mencakup pengendalian inflasi, menjaga ketahanan pangan, serta memperkuat gerakan nasional pengendalian inflasi. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari sisi produksi, distribusi hingga konsumsi.

BI juga terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pendekatan ekosistem yang menghubungkan UMKM, agregator, dan perbankan. Selain itu, hilirisasi sektor pangan dan perluasan pasar ekspor menjadi fokus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Digitalisasi UMKM binaan juga terus diperluas agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Pergantian kepemimpinan di BI Malang diharapkan membawa energi baru dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan potensi ekonomi yang besar di wilayah kerja BI Malang, stabilitas daerah dinilai berperan penting dalam menopang perekonomian nasional. 

Dalam Prosesi tersebut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat serta Bupati Malang H.M. Sanusi, Perwakilan dari kota Batu, Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo. Selain itu juga Bi Perwakilan Malang Malang juga menampilkan 3 binaan UKM dari Kota Batu berupa kripik kripian mulai dari kripik nangka, kripik Apel dan kripik sayur, sementara dari Pasuruan berbagai macam kripik ikan dan Probolinggo UKM menampilkan aneka makanan dari Brambang yang telah dikemas dalam bentuk berbagai varian yang berasal dari Brambang Probolinggo dimana UKM ini telah mampu Export Keluar negeri diantaranya Kanada dan beberapa negara lain.

Ugas Irwanto Sekda Probolinggo menyampaikan pada koranrakyat bahwa produk UKM asal probolinggo itu telah berhasil Export Keluar Negeri, oleh karena pemerintah daerah sangat mendukung, karena Bahan baku yang dipakai UKM dari brambang asal Probolinggo yang terkenal cukup pedas, sehingga Brambang itu bisa di Mix menjadi berbagai varian makanan ringan. Oleh karenanya, Ugas menyampaikan terima asih pada Bank Indonesia Perwakilan Malang bisa menampilkan UKM asal Probolinggo, sehngga bisa dikenal oleh masyarakat luas. (fdl)

Berita Terkait

Top