Peduli Anak: Polisi RW Polresta Malang Kota, Dorong Anak Rajin Sekolah dan Meninggalkan Kebiasaan Yang Merugikan diri Sendiri
MALANG,krjatim.com – Polisi tidak hanya hadir ketika persoalan hukum terjadi. Kepedulian terhadap pendidikan dan pembentukan karakter anak juga menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian.
Hal itu dilakukan Polisi RW 01 Kemirahan, AKP Totok Hariyanto sekaligus menjabat Kasi Keu Polresta Malang Kota, yang turun langsung memberikan motivasi kepada AR (12), siswa kelas VI SD, agar kembali rajin bersekolah, belajar, dan membangun perilaku positif.
Pendampingan tersebut dilakukan di rumah Ibu Rita selaku Ketua RW 01 Kemirahan, Kelurahan Purwodadi.
Kehadiran AKP Totok berawal dari informasi Ketua RW setela mendapat curhatan dari Ibu DN orang tua AR, yang menyampaikan persoalan anaknya yang memiliki kebiasaan kurang baik di sekolah hingga akhirnya harus berpindah ke sekolah lain.
AKP Totok kemudian memberikan pendampingan dengan pendekatan motivasi dan teknik hipnosis sebagai bagian dari tahapan hypnoterapi.
Pendekatan AKP Totok yang juga Pembina TPQ ini, membantu anak memahami perilakunya, membangun kesadaran, serta menumbuhkan kemauan untuk memperbaiki diri.
“Tujuan utama kami memberikan motivasi agar anak memahami pentingnya sekolah, belajar, dan memiliki karakter yang baik. Alhamdulillah, proses pendampingan berjalan lancar dan anak AR berjanji tidak mengulangi kebiasaan mengambil uang lagi,” ujar AKP Totok.
AKP Totok juga mengingatkan orang tua agar membangun kebiasaan belajar tanpa selalu menggunakan perintah.
Perhatian dan kepedulian kepada anak perlu diberikan sejak dini oleh orang tua yang memiliki durasi waktu bertemu lebih lama, karena pembentukan karakter tidak hanya di sekolah.
Kondisi keluarga, perhatian orang tua, lingkungan pergaulan, serta keadaan ekonomi juga perlu menjadi perhatian.
“Anak membutuhkan perhatian, komunikasi dan pendampingan, bukan hanya perintah. Polisi RW berupaya hadir bersama keluarga dan lingkungan untuk mendorong anak memiliki semangat belajar serta memikirkan masa depannya sejak dini,” katanya.
AKP Totok juga membagikan tips mudah agar anak lebih peduli serta bertanggung jawab dengan cara membuatkan jadwal belajar yang konsisten, mendampingi anak tanpa menghakimi, memberikan apresiasi atas kemajuan kecil, membatasi penggunaan gawai saat waktu belajar, serta mengajak anak berdiskusi mengenai cita-cita dan manfaat pendidikan.
Dengan pendekatan tersebut, anak diharapkan tumbuh dengan kesadaran sendiri untuk bersekolah, belajar, dan bertanggung jawab atas pilihannya.
Pendekatan Polisi RW 01 Kemirahan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat kepedulian terhadap literasi, pendidikan, dan pembentukan karakter generasi muda.
Peran polisi tidak berhenti pada penanganan persoalan hukum, tetapi juga dapat diwujudkan melalui pendampingan preventif dan humanis agar anak memperoleh dukungan untuk memperbaiki diri dan menatap masa depan dengan lebih baik.(nyo)







