Cak Ji Wawali Kota Surabaya Sebut IPM Kota Surabaya Tertinggi Di Jatim
SURABAYA, KRJATIMCOM, – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya Tertinggi di Jawa Timur,mencapai 85,60 persen pada tahun terakhir . Hal terungkap dalam sambutan Armuji Wakil Walikota Surabaya dalam resepsi Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 733 di Balai Kota Surabaya Minggu(31/5/2026).
Sementara UMKM semakin berkembang dan warga miskin tidak ditinggalkan. Upaya ini membawa indeks pembangunan manusia Kota Surabaya mencapai 85,60 persen,” kata Pelaksana Harian (Plh) Surabaya itu.
Pertumbuhan itu dapat dilihat dari tiga rumah sakit umum daerah (RSUD), 153 kelurahan dengan integrasi layanan primer, dan 2.191 puskesmas untuk keluarga, serta optimalisasi pelayanan kesehatan balita.
“Hingga tahun 2025, prevalensi stunting kami telah mencapai 0,59 persen,” ucapnya. Ia juga akan memastikan akses pendidikan 13 tahun bisa didapatkan secara merata oleh seluruh anak di Surabaya tanpa terkendala kondisi ekonomi. “Sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, berprestasi, dan menjadi generasi unggul yang siap membawa Surabaya menuju kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan,” jelasnya. Selain itu, adanya pemberian beasiswa pemuda tangguh diberikan kepada 16.801 siswa SMA, SMK, MA, serta 5.874 mahasiswa. “Ke depan, kami memfokuskan pada pemberian akses pendidikan yang tinggi bagi anak keluarga miskin agar pendidikan menjadi senjata untuk mengubah kesetaraan anggaran keluarga menjadi sangat baik,” ucapnya.
Pihaknya juga lama memperkuat pendidikan bagi anak difabel melalui empat rumah anak berprestasi dengan anggaran pendidikan yang dialokasikan mencapai lebih dari 20 persen tiap tahunnya. “Sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia) Surabaya, sekaligus memanfaatkan momentum bonus demografi menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.
Dalam peringatan resepsi HJKS ke-733 itu, Cak Ji melakukan pemotongan tumpeng yang dibagikan ke ketua DPRD Surabaya. Dihadirkan juga 733 penari remo gabungan se-Surabaya dan beberapa penampilan tari modern. Selepas acara, banyak dari masyarakat dan tamu undangan yang berebut tumpeng dan beragam lauk pendamping yang disajikan. (fdl)







