banner 468x60

Kejagung Sita Kendaraan Mewah hingga 40 Kotak Perhiasan dari Rumah Harry Prasetyo Dirkeu Jiwasraya

banner 160x600
banner 468x60
 
JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Kejaksaan Agung menyita sejumlah aset milik mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo, seusai menggeledah kediaman Harry di kawasan BSD, Tangerang, Kamis (23/1/2020). 

           Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono melalui keterangan tertulis, Jumat (24/1)/2020 mengatakan Harry merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono menuturkan, pihaknya membawa dua kendaraan mewah milik Harry. "Hasil penggeledahan di rumah HP (Harry Prasetyo) antara lain, satu unit mobil merek Toyota Alphard tahun 2018, nomor polisi B 269 HP, satu unit mobil merek Mercedes Benz tahun 2019, nomor polisi B 926 MRA," ujarnya.
Selanjutnya, Hari menegaskan kemudian, tim juga menyita satu gitar elektrik merek Gibson Double Neck Custom USA, tiga sepeda mewah, 40 kotak berisi perhiasan dan jam tangan. "Tak hanya itu, 35 tas wanita, tiga pasang sepatu wanita, serta dua buah dompet wanita turut diangkut tim Kejagung," tegasnya. 
 
Lebih  lanjut, Hari merinci , pihaknya mengandeng pihak terkait untuk menghitung total nilai aset yang berupa perhiasan maupun logam mulia. "Barang-barang yang berupa perhiasan, logam mulia, kemudian yang berbentuk berlian misalnya, tentu penyidik akan merangkul yang kompeten menilai terhadap barang bukti tersebut, yaitu dari Pegadaian untuk menilai kadarnya berapa, beratnya berapa, dan transaksi harganya kira-kira berapa," rincinya. Sejauh ini, Kejagung sudah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus Jiwasraya. Selain Harry Prasetyo, tersangka lainnya yaitu, Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.
 
           Kejagung juga telah menahan kelima tersangka sejak Selasa (14/1/2020) hingga 20 hari ke depan. Terkait perkara di perusahaan pelat merah tersebut, Kejagung mengaku sudah memeriksa 130 saksi dan memanggil dua orang ahli. Kejagung juga sudah menggeledah 15 tempat. Diketahui, beberapa di antaranya yang digeledah adalah kantor perusahaan manajemen investasi. Beberapa perusahaan yang digeledah yaitu PT Hanson Internasional Tbk, PT Trimegah Securities Tbk, PT Pool Advista Finance Tbk, PT Millenium Capital Management, PT Jasa Capital Asset Management, dan PT Corfina Capital Asset Management. (vk)
Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Kejagung Sita Kendaraan Mewah hingga 40 Kotak Perhiasan dari Rumah Harry Prasetyo Dirkeu Jiwasraya"