banner 468x60

Sekitar 2120 Miras Dimusanahkan Polres Probolinggo

banner 160x600
banner 468x60

PROBOLINGGO(KRJ.COM) - Pasca pelaksanaan razia minuman keras (Miras), di seluruh wilayah hukum Polresta Probolinggo, ribuan botol miras dimusnahkan. Sementara delapan tersangka yang tertangkap sebelumnya, menjalani proses tipiring.

Tindakan itu, sebagai langkah antisipasi terulangnya kasus kematian massal. Seperti yang terjadi di Provinsi Jawa Barat, dimana puluhan nyawa melayang akibat miras oplosan.
Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolresta Probolinggo, Kamis (12/4/2018) siang. Turut serta dalam pemusnahan ini, sejumlah instansi pemerintahan. Seperti Pengadilan Negeri Kota Probolinggo, Kejaksaan, DPRD, FKUB, MUI, TNI dan lain sebagainya.

“Kali ini sebanyak 2.120 botol, kami musnahkan dengan cara dipalu hingga pecah. Dengan harapan, peristiwa jatuhnya korban seperti di daerah lain, tidak terjadi di Kota Probolinggo. Untuk itu, razia miras dan pemusnahan barang bukti semacam ini, tetap akan kami lakukan secara berkelanjutan,” Kata Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal.

Sementara itu, empat pemilik warung penjual miras, dan empat orang yang kedapatan menggelar pesta miras, sedang menjalani proses hukum. Sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal itu dilakukan, untuk memberikan efek jera.

Meski Kota Probolinggo telah memiliki Perda nomor 3 tahun 2015, tentang pengendalian dan pengawasan peredaran dan penjualan minuman beralkohol, namun penegakan perda tersebut masih dinilai lemah. Sehingga peredaran miras di Kota Probolinggo tetap saja terjadi.Baik petugas Satpol PP maupun Polresta Probolinggo, kerap melakukan tindakan razia di jalanan dan penjualan miras. Namun, sanksi yang cenderung ringan berupa tindak pidana ringan (tipiring), belum mampu memberikan efek jera bagi para pelaku(fir)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Sekitar 2120 Miras Dimusanahkan Polres Probolinggo"