banner 468x60

BB Narkoba Dan Ekstasi Jaman Buwas Di Musnakan

banner 160x600
banner 468x60


JAKARTA(KRJ.COM) –Badan Nasional Narkotika melakukan pemusnahan 150,177 kg Sabu dan 89.030 butir Ekstasi serta beberapa prekusor berbentuk tablet. Itu sebabnya tetap saja dilakukan pengembangan secara jelas memperhatikan berbagai modus dan mereka ada pemain lama senantiasa berkerja sama, Barang bukti itu dari 13 kasus dan tangkap 35 tersangka saat jamannya Budi Waseso .
Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjend Pol Heru Winarko ditemu di BNN Cawang Jakarta Timur, Senin ( 26/3) 2018 mengatakan Badan Narkotika Nasional kembali menggelar pemusnahan barang bukti narkotika , pemusnahan yang digelar dihalaman belakang gedung BNN ini merupakan hasil 13 pengungkapan kasus yang dilakukan BNN sejak akhir Januari hingga Febuari 2018. Sejumlah barang bukti yang dimusnakan tersebut diantaranya.” 150,177 kg Sabu, 89.030 butir ekstasi, 11.464 butir tablet, 1.211 kg Kristal putih, 0,054 kg pecahanan tablet merah, 9,974 kg serbuk. Berikut rangkuman 13 ungkapan kasus tersebut,” ujarnya.
Selanjutnya, Heru menegaskan untuk kasus Pertama ( 4 kg sabu diamankan bersama 3 oarng tersangka , berdasarkan informasi dari masyarakat petugas mengamankan 4 bungkus plastic berisi narkotika jenis shabu seberat kurang lebih 4, 159 kg ,Selas a (23/1)2018. Barang bukti tersebut diamankan sekitar Pukul 14.00 WIB di jalan Lintas Sumatera Timur Sumatera. Perkebunan Sei Bejangkar, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Tiga orang tersangka HB, BU dan Su (Istri BU) yang berperan menyembunyikan Sabu .
“Kasus kedua ( 21 kg Sabu diamankan di Medan, Sumatera Utara). Sabtu 27 Januari 2018 sekitar pukul 11.00 WIB petugas menangkap seorang berinisial DS alias Agus yang sedang membawa kurang lebih 21, 223 kg Sabu dengan menggunakan sebuah becak motor berwarna hitam. Tersangka ditangkap di jalan Sakti Lubis Simpan Limun Sakti Rejo I, Medan Sumatera Utara,” ujarnya.
Selanjutnya, Haru menjelaskan kalau Kasus Ketiga( 62 kg Sabu dan 18.000 ekstasi berhasil disita petugas). Empat orang tersangka berinisial Ma alias Gurat , Ai, Bu alias Aliong dan Ji ditangkap petugas BNN atas kepemilikan kurang lebih 62,319 kg Sabu dan kurang lebih 18.000 butir pil ekstasi. Tersangka Ma alias Gurat ditangkap sesaat setelah melakukan serah terima barang narkotika dengan Ai. Setelah dilakukan pengembangan kemudian petugas menangkap Bu alias Aliong dan Ji di dua lokasi berbeda. “Kasus ke empat ( 7kg sabu dan 300 butir sekstasi diamankan dari Aceh Timur). Tujuh bungkus the cina berisi kurang lebih 7,221 kg sabu dan 3 bungkus tablet berisi 300 butir ekstasi disita petugas dari 2 tersangka di Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (20/1) 2018 seorang tersangka berinisial Mi alias Ichsan ditangkap di jalan Raya Medan- Banda Aceh, Aceh Timur , Saat sedang mengendarai sepeda motor dengan membawa barang bukti narkotika . Sementara seorang tersangka lainnya berinisial AF diamankan di jalan Gajah Mentah, Kabupaten Aceh Timur,” jelasnya.
Lebih jauh, Heru merincinya Jadi Kasus ke lima (Petugas kembali gerebek clan lab di Wilayah Tanggerang) Clan lab atau yang biasa dikenal dengan produksi narkotika rumahan kembali ditemukan petugas. Kali ini petugas mengerebek sebuah rumah di kawasan Perumahan Alam Raya, Tanggerang ,Rabu 17 Januari 2018 . Dalam penggerebekan tersebut petugas menyita 108 butir tablet Ungu 310 butir tablet segitiga merah, 11.000 butir tablet merah, 11.254 kg bahan pil ekstasi dan berbagai barang untuk memproduksi narkotika. Dua orang tersangka berinisial CU alias Anyiu dan LH alias Han diamankan bersama barang bukti dari lokasi kejadian. “AT sama dengan JSJN – PDRM Malaysia , BNN berhasil menggagalkan penyelundupan 20.000 kg Sabu yang dikemas dalam 20 bungkus teh Cina. Sabu yang berhasil dari Penang , Malaysia tersebut dikirm melalui jakur laut . Seorang tersangka berinisial EA diamankan petugas BNN di Kawasan Dusun Ulee Uteun,Aceh Utara, Sabtu (10/2) 2018 . Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa ungkap kasus ini masih berkaitan dengan pengungkapan 40 kg sabu yang berhasil diungkap BNN 10 januari 2018 silam dengan tersangka bernama Ikbal alias DEKBAT yang saat itu berhasil melarikan diri. Pada kasus ini , tim berhasil mengamankan DEKBAT bersama satu orang rekan yang membantu pelariannya SAID di Desa Lamtutui, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar,” rincinya.
Sementara itu , Haru menandaskan kalau Kasus Ketujuh ( Amankan 5 kg Sabu , 3 Orang tersangka ditangkap) Sebanyak 5.146 kg Sabu diamankan petugas dari dua orang pria berinisial HS dan MY di jalan Lintas Timur Sumatera, Lampung Selatan . Keduanya ditangkap pada Sabtu 17 Febuari 2018. Kepada pertugas kedua tersangka mengaku bahwa sabu tersebut adalah milik seoarng berinisial AT. Dari hasil pengembangan yang dilakukan, petugas berhasil mengamankan AT di Bandara Internasional Juanda,Surabaya saat hendak bertolak ke Jakarta. “Kasus ke delapan ( Selundupkan Sabu di Sepatu) Barang bukti yang turut dimusnakan merupakan barang bukti kasus penyelundupan 1.028 kg sabu di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Dua orang tersangka berinisial MK dan MI diamankan petugas BNN dan Bea Cukai setelah kedapatan menyembunyikan beberapa bungkus plastic bening berisi didalam sepatu , pakaian dalam , dan tas keduanya. Setelah dilakukan pengembangan selanjutnya petugas berhasil mengamankan FE di Jalan Merdeka Raya Tanggerang, Selasa (12/2( 2018,” tandasnya.
Heru membeberkan ada Kasus kesembilan ( Bongkar jaringan narkoba 15 kg Sabu dan 70.905 butir Ekstasi) Unpegkap kasus iji hasil kerja sama antar BNN,Polri, Jabatan Siasatab Jenayah Narkotika Polis Diraja Malaysia(JSJN- PDRM). Sebanyak 15.053 kg sabu dan 70.905 buitir ekstasi berhasil disita dari jaringan sindikat narkotika Malaysia -Aceh- Medan, di Medan ,Sumatera Utara pada minggu (25/2)2018 . Dari pengungkapan kasus ini,BNN mengamankan 4 orang tersangka tersebut masing-masing berinisial AM alias Amir,AM, ZU dan DS alias Marpaung. Salah satu tersangka yaitu AM terpaksa dilumpuhkan hingga akhirnya tewas karena melakukan perlawanan. "Berhasil mengamankan penyeludupan 1,5 kg sabu dari Banda Aceh . Petugas juga berhasil mengamankan 3 orang tersangka berinisial MU, RA dan AH. Modus ya g digunakan yakni sabu di kemas dan disembunyikan di dalam sepatu dan barang bawaan tersangka. Dari keterangan para tersangka , petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkapesu pengendali jaringan tersebut yang berinisial DA di daerah Cibinong, Bogor,” bebernya
Dikatakan, Heru mengungkapkan dari Kasus ke sebelas (BNN Gagalkan Penyelundupan 2 kg Sabu) Barang bukti yang juga dimusnakan berasal dari ungkapan kasus yang dilakukan oleh petugas terhadap seorang tersangka berinisial BR alias Abet. Tersangka diciduk petugas setelah petugas berhasil menangkap kedua rekannya yang berada dalam jaringan yang sama. BR ditangkap dengan barang bukti berupa 2 bungkus teh Cina berisi narkotika jenis sabu seberat 2.095 kg. Tersangka dan barang bukti diamankan pada sabtu 10 Febuari 2018 sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Boyong Menteng, Bekasi Kota, Jawa Barat. “Kasus kedua belas ( 2 orang Tersangka di Ciduk bersama 8 kg Sabu) Pengungkapan kasus ini merupakan awal dari pengungkapan dari kasus sebelumnya di atas . Dua orang tersangka yang diketahui berinisial ZU dan ZO adalah rekan dari tersangka BR yang telah lebih dahulu diamankan petugas pada hari sabtu 10 Febuari 2018 sekitar pukul 17.00 WIB . Dari tangan kedua tersangka petugas berhasil menyita kurang lebih 8.362 kg sabu dari sebuah rumah kos-kosan yang beralamat di jalan Sabar, Pesanggrahan, Jakarta Selatan,” ungkapnya.
Sesuai data, Heru menambahkan Kasus ke Tigabelas ( 2 kg Sabu diamankan dari jaringan Batam ) Kasus terakhir dari pemusnahan barang bukti kali ini yaitu ungkap kasus dari 2 orang pria berinisial FA alias YUD dan FY alias Fauzi dengan barang bukti 20 bungkus palstik bening berisi sabu seberat kurang lebih 2 kg. Penangkapan terhadap keduanya terjadi didepan Batam Center Foodcourt Jalan Daeng Kamboja Tik, Tering,Kota Batam, Kamis (8/3)2018 .” Selain menangkap dua orang tersebut, petugas juga berhasil menangkap seorang pria berinisial BA alias BOY yang diketahui sebagai penerima barang,” tambahnya. (vk)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "BB Narkoba Dan Ekstasi Jaman Buwas Di Musnakan"