banner 468x60

Polda Jatim Bongkar Judi Online Malang Surabaya

banner 160x600
banner 468x60

 

 

SURABAYA (KRJ) - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) meringkus empat tersangka judi bola online berskala internasional, Selasa (25/4/2017). Empat tersangka tersebut adalah AS (36), WH (37), YS (39), dan HI (68).

Dari pengakuan para tersangka diketahui, bahwa omzet dari judi ini mencapai Rp 800 juta per putaran dan tiap minggunya bisa mencapai Rp 2 miliar.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera jaringan judi online ini adalah yang terbesar di Indonesia.

 

"Jaringan judi bola online ini adalah yang terbesar yang pernah ditangani kepolisian. Polda Jatim berhasil membongkar kejahatan dengan melibatkan situs judi, kemudian di-compare melalui rekening bank sebagai media transaksinya," ujar Kombes Pol Frans Barung Mangera saat memimpin press release di Mapolda Jatim.

 

Situs judi yang dikelola dari para tersangka yaitu www.sbobet.com dan www.ibcbet.com yang menawarkan tebak skor maupun bentuk judi bola lainnya.

 

"Dalam situs tersebut, dilakukan judi bola dari berbagai liga. Terutama liga luar negeri, seperti Liga Inggris yang transaksi pusatnya nanti langsung terhubung di Manchester, Liga Itali dan Liga Spanyol yang transaksinya tergubung langsung di Singapura," imbuh Kombes Pol Frans Barung Mangera.

 

Dari tangan tersangka AS diamankan sebuah HP Andromax warna hitam, sebuah HP Samsung Note 5 warna gold, sebuah buku tabungan BCA, sebuah kartu ATM BCA warna silver, sebuah key BCA, sebuah kartu ATM Mandiri, sebuah laptop DELL 15 inchi warna silver, sebuah iPad warna silver hitam, sebuah modem Andromax M3Z warna biru, sebuah kalkulator, uang tunai sebesar Rp 1 juta 400 ribu, dan uang tunai sebesar Rp 180 juta.

 

Lalu dari tangan tersangka WH diamankan sebuah HP Andromax warna putih, sebuah modem Andromax M3Z warna hitam, sebuah buku tabungan Bank Danamon, sebuah kartu ATM yang berisi uang Rp 10 juta, sebuah HP iPhone 7 warna hitam, dan uang tunai sebesar Rp 700 ribu.

 

Sedangkan dari tangan tersangka YS diamankan sebuah laptop Toshiba 14 inchi, dua buah tabungan BCA, dua buah kartu ATM BCA warna silver, sebuah HP BlackBerry warna hitam, sebuah HP Nokia warna silver, sebuah kartu ATM Prioritas, sebuah buku cek BCA, sebuah HP iPhone 5S warna gold, tiga buah receiver modem & WiFi, tiga buah remote, dua buah flashdisk, sebuah buku catatan keuangan, sebuah kalkulator, dua buah ballpoint, uang tunai sebesar Rp 2 miliar 176 ribu, dan uang tunai sebesar Rp 4 juta 650 ribu.

 

Dan yang terakhir, dari tangan tersangka HI diamankan sebuah HP Samsung warna hitam, dua buah kartu ATM BCA warna silver, dan tujuh lembar cek BCA.

 

Kronologi

Empat tersangka pelaku judi online berskala internasional diringkus Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Keempatnya ditangkap di lokasi yang berbeda, tiga orang di Surabaya dan seorang lagi di Malang.

 

"Keempat pelaku ditangkap Ditreskrimum Polda Jatim di lokasi berbeda-beda yakni tiga orang di Surabaya dan seorang lagi di Malang setelah kami melalukan pengintaian berbulan-bulan," ujar Kompol Aditya Bagus, Kanit V Perjudian Ditreskrimum Polda Jatim, Selasa (25/4/2017).

 

Ia menambahkan, belum tentu sembarang orang bisa masuk ke situs tersebut dan mendaftar, harus orang yang mengerti judi bola online.

 

Pada tanggal 19 Maret sekitar pukul 19.30 WIB, polisi menangkap satu di antara pelaku yakni AS (36) di rumahnya, Perumahan Araya Blimbing, Kota Malang.

 

Besoknya, tanggal 20 Maret sekitar pukul 21.00 WIB, polisi kembali menangkap pelaku judi bola online lain berinisial WH (37) di apartemen Waterplace Surabaya.

 

Dua hari setelahnya, tanggal 22 Maret sekitar pukul 07.30 WIB, polisi menangkap tersangka ketiga yakni YS (39) di rumahnya, Jalan Darmo Harapan, Surabaya.

 

Dan yang terakhir, pada tanggal 3 April, HI (68), tersangka keempat menyerahkan diri ke Polda Jatim setelah mengetahui anaknya ditangkap oleh polisi. HI merupakan ayah kandung dari YS.

 

"AS adalah admin dan pengumpul hasil judi dari seluruh penombok di Jawa Timur. YS berperan sebagai admin dari HI dan pengumpul hasil setoran penombok yang dikumpulkan ke AS. WH berperan sebagai perantara AS dengan YS. Dan HI berperan sebagai pengendali pemasukan dan pengeluaran hasil perjudian pertandingan sepak bola dunia," ungkap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

 

Akibat perbuatannya, masing-masing tersangka dijerat Pasal 303 KUHP jo UU Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian dengan ancaman hukuman pidana 10 tahun penjara. (F)

 

 

.

 

 

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Polda Jatim Bongkar Judi Online Malang Surabaya"