banner 468x60

Tekan Angka Kematian Ibu Dan Bayi Dinkes MOU Dengan IBI

banner 160x600
banner 468x60

 

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Malang, Meifta Eti Winindar SST MM. (dil)

Malang(KRJ.COM)  Dinas Kesehatan Kota Malang melakukan MOU dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), tujuanya untuk menjawanb program Pemerintah kota  Malang dalam hal ini Walikota Malang untuk menekan angka kematian ibu dan bayinya, Keseriusan dari dinas Kesehatan.,. akhirnya meluncurkan antenatal Care  Afternoon Report (ACAR), yakni pemeriksaan kehamilan sesuai dengan standart yang dilaksanakan oleh praktek bidan Mandiri.

“ kita tidak bisa memungkiri bahwa masih banyak ibu hamil yang belum sepenuhnya terpapar oleh layanan puskesmas dan rumah sakit,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Malang, Meifta Eti Winindar SST MM.

  Miefta katakan , di Kota Malang  masih banyak ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di praktik mandiri bidan maupun rumah sakit. Harapannya, dengan melaunching program ini praktik yang dilaksanakan di bidan praktik mandiri dibawah koordinasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bisa terstandar. “Jadi harapannya untuk meningkatkan layanan kesehatan khususnya ibu hamil, praktik bidan juga bisa terstandar seperti halnya yang diberikan di Puskesmas,” tegas  Miefta.

            Melalui IBI Kota Malang dan IBI di tingkat Kecamatan pun turut memberikan komitmen yang mereka terjemahkan dalam MoU di Same Hotel, Kota Malang. “Jadi komitmennya bahwa mereka akan memberikan pelayanan secara standar dengan pelayanan 10T seperti halnya yang diberikan di puskesmas,” Melalui program rutin ini, Dinkes Kota Malang berupaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. “Jadi kita tidak boleh puas dengan capaian program-program yang telah diraih selama ini, tetapi kita harus selalu meningkatkan kualitas dari layanan tersebut,” tutur Meifta.

            Menurutnya, capaian program Dinkes yang terus membaik dari tahun-tahun sebelumnya selama ini tidak terlepas dari peran serta lintas sektor yang turut mendukung. Oleh karena itu, Dinkes pada acara ini turut menggandeng berbagai lintas sektor dalam menangani permasalahan ini, seperti bidan praktik mandiri yang ada di Kota Malang, Rumah Sakit, juga dihadirkan PMI dan PSC 119 dalam rangka sosialisasi penanganan ibu hamil yang cepat dan tepat.

Tim penggerak PKK Kota Malang juga turut dihadirkan pada acara ini. “Diharapkan nanti dengan acara ini bisa disosialisasikan ke semua jajaran PKK, kelurahan maupun kecamatan,” papar Meifta.

Dalam acara ini, Dinkes juga turut melaunching Antenatal Care Afternoon Report. Antenatal Care yaitu berupa pemeriksaan kehamilan sesuai dengan standart yang dilaksanakan oleh praktik mandiri bidan.," ujarnya (dil) 

 

 

 

 

 

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Tekan Angka Kematian Ibu Dan Bayi Dinkes MOU Dengan IBI"