banner 468x60

Syaharie Jaang Walikota Samarinda Mau Nyagub Diperiksa Bareskrim

banner 160x600
banner 468x60

JAKARTA(KRJ.COM)- Kapolri tegaskan tak ada kriminalisi terhadap Walikota Samarinda dalam perkara yang ditangani kepolisian.Jaang diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan dan pencucian uang dengan terdakwa Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB), Hery Susanto Gun alias Abun, dan Manajer Lapangan KSU PDIB, Noor Asriansyah alias Elly.terperiksa sebagai saksi dan sebagai tersangka di Bareskrim . Pemeriksaan tersebut dianggap janggal karena dilakukan menjelang Pilkada Serentak 2018, di mana Jaang akan mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Timur Tidak ada aturan yang mengatur larangan pada penegak hukum melakukan proses hukum . Disini kita mengedepankan hak kesamaan dimuka hukum dan itu tidak ada preoses Kriminalisasi. Kriminaliasasi itu kalau ada perbuatan yang bukan tindak pidana kemudian dipaksakan jadi tindak Pidana .

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian ditemui di kompleks Mabes Polri, Jumat (5/1) 2018 mengatakan Seperti rekan-rekan ketahui kemarin mungkin ada isu mengenai ada dinamika yang terjadi di Kalimantan Timur adanya seseorang kader Partai walikota yang kemudian diminta keterangannya sebagai saksi di Bareskrim . Rekan-rekan berkaitan dengan masalah itu sekali lagi ya, ini memang sudah memasuki tahapan Pemilu tanggal 8 Febuari mulai ada penetapan dan calon-calon lain tapi tidak ada aturan yang mengatur larangan-larangan pada penegak hukum termasuk polri untuk melakukan proses hukum pada siapapun yang diduga terlibat dalam proses hokum baik sebagai saksi maupun sebagai tersangka. “Kita mengedepankan azas Iquality be the Ruul artinya kesamaan dimuka hukum . Tidak ada proses kriminalisasi. Kriminaliasasi itu kalau ada perbuatan yang bukan tindak pidana kemudian dipaksakan seolah-olah tindak pidana itu namanya Kriminalasasi. Tapi kalau ada proses yang dilakukan dugaan tindak pidana apalagi kasusnya sudah hampir 1 tahun diprosesnya dan proses itu dilanjutkan itu namanya penegakan hukum. Jadi tolong Bahasa kriminalisasi hati-hati betul kita mengunakannya, kriminalisasi itu terjadi bila kasus yang bukan tindak Pidana kemudian dipaksakan untuk menjadi tindak pidana, itu namanya Kriminalisasi,”ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegakan kemudian berkaitan dengan hal itu upaya menghidari terjadi nya proses apa hukum ditengah-tengah sekarang ini konteksasi politik dan mengindari apparat hukum melaksanakan proses hukum nanti bisa berdampak pada ekstasi politik .” Saya selaku kapolri mengajak dan menghimbau kepada para penegak hukum lainnya Kejaksaan, KPK, Koordinasi dengan Bawaslu mari kita sama-sama kalau sudah ada penetapan pasangan calon tanggal 12 Febuari kalau sudah ada penetapan calon jangan diganggu dengan pemanggilan-pemanggilan proses hukum karena dengan pemanggilan itu bisa mempengaruhi proses semokrasi , porses kontekstasi yang mungkin bisa jadi tidak fair karena akan mempengaruhi opini public,” tegasnya .

Untuk itu, Tito menjelaskan Itu harus Fair kecuali kalau terjadi Operasi Tertangkap tangan (OTT) misalnya dugaan penyuapan oleh pasangan calon kepada apa atau kapasitas dia sebagai misalnya Kepala Daerah ketangkap tangan melakukan pelanggaran tindak pidana korupsi dan lain-lain.” Kecuali itu, tetapi kalau proses-proses pemanggilan saksi, tersangka dan saya berpendapat supaya lembaga-lembaga penegak hukum nanti dimanfaatkan dalam konteksi politik dalam rangka melakukan karakter asonitaion (pembunuhan karakter) black campation menjatuhkan orang tertentu kita fair tidak usah dilakukan proses hokum dulu artinya ditunda sampai pilkada selesai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tito menandaskan Pilkada sudah selesai dan terpilih halnya proses hukum terpilih proses hukum dilanjutkan sekali lagi pesan yang dulunya.” Jadi pesan pentung dari saya yang mungkin bias dicatat Kapolri mengajak lembaga-lembaga penegak hokum lainnya baik dari Kejaksaan,KPK, pajak mungkin atau Bawaslu dan saya ingin melakukan lobby dan mengundang bersama-sama buat Mou untuk menjaga netralitas kita sebagai alat politik begitu dan kita berMOu supaya proses hukum para pasangan yang sudah ditetapkan ikut ditunda samapai pemilu yang sedia selesai,” tandasnya. (vk)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Syaharie Jaang Walikota Samarinda Mau Nyagub Diperiksa Bareskrim"