banner 468x60

BMKG Sampaikan Potensi Tsunami Diakhiri Minggu Pukul 20.25 WIB Setelah Terjadi Gempa Lombok 7,0 SR

banner 160x600
banner 468x60

Warga Keluar Berhamburan Di Mataram, Akibat Gempa 7 SR (as)

DENPASAR, (KRJ.COM)  – Peringatan dari BMKG Munggu pukul 20.25 WIB sudah di akhiri oleh BMKG dan gejalah Tsunami semakin melemah, seperti disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karmawati.  Masyarakat diminta untuk tenang, karena potensi Tsunami semain melemah,  namun untuj gempa tetap di waspadai.   

Sementara Gempa  berkekuatan 7.0 SR yang menerjang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat dengan kedalaman 10 km memicu kerusakan di mana-mana.Tak luput dengan di Bali. Dilaporkan, kerusakan parah terjadi di Kawasan Badung Selatan. Sejumlah bangunan runtuh. Tiang listrik tumbang dan menghalangi badan jalan.

         Kerusakan parah terlihat di Mall Bali Galeria yang terletak di Jalan Bypass Ngurah Rai. Sebagian material bangunan bertingkat itu runtuh dan menimpa kendaraan. Pas gempa berlangsung juga memicu kepanikan pengunjung mall terbesar di Bali itu. Mereka spontan kabur mencari ruang terbuka untuk menyelamatkan diri. Namun, saking massanya pengunjung, desak-desakan antara pengunjung tak bisa dihindari. Dilaporkan, kerusakan parah juga terjadi di Matahari Mall Jalan Dewi Sartika, Denpasar, dan Kartika Plaza, Kuta.

         Genting dan beberapa material bangunan runtuh dan menimpa kendaraan maupun orang di bawahnya. Belum ada laporan korban jiwa dalam musibah ini. Pantauan wartawan, kemacetan parah terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai dari kedua sisi. Pengguna jalan yang menuju arah Jimbaran maupun sebaliknya disarankan mencari jalan alternative. Kemacetan parah dipicu putusnya kabel PLN yang melintang di kedua arah di jalan tersebut akibat gempa yang menerjang Lombok Utara, NTB.

            Informasi Gempa Bumi Gempa bumi terjadi pada hari Minggu, tanggal 5 Agustus 2018, pukul 18:46:35 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempa bumi utama berada pada koordinat 8,37° LS  dan 116,48° BT, dengan magnitudo 7,0 SR pada kedalaman 15 Km, berjarak 27 Km timur laut Lombok Utara. 2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi Pusat gempa bumi berada di laut. Sebagian besar daerah tersebut tersusun oleh endapan gunung api berumur Tersier hingga Kuarter, sedimen dan metamorf Tersier sampai Pra Tersier. Sebagian besar endapan tersebut telah tersesarkan dan terlapukkan. Pada endapan yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap goncangan gempa bumi.

Penyebab gempa bumi informasi pusat vukanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi  KESDM  Berdasarkan posisi dan kedalamannya diperkirakan sumber gempa bumi berasosiasi dengan _Flores back- arc Thrust_ . Dampak gempa bumi Menurut BMKG gempa bumi dirasakan VI di Mataram, Lombok. Menurut info dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, gempa bumi ini terasa IV MMI di Pos PGA Agung. Gempa bumi ini diperkirakan menimbulkan tsunami, sehingga dikeluarkan peringatan dini Tsunami.

Rekomendasi Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta  informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Gempa bumi susulan akan lebih kecil dari gempa bumi utama, namun masyarakat diharapkan agar tetap waspada.  Buat warga sekitar pantai Lombok Utara harap menghindari wilayah sekitar pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi. Demikian tanggapan kejadian gempa bumi di timur laut Lombok Utara, NTB ini kami sampaikan.(as)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "BMKG Sampaikan Potensi Tsunami Diakhiri Minggu Pukul 20.25 WIB Setelah Terjadi Gempa Lombok 7,0 SR"