banner 468x60

Walikota: Peruntukan Rusunawa Harus Tepat Sasaran

banner 160x600
banner 468x60

MADIUN(KRJ.COM) – Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Kota Madiun siap dihuni. Saat ini, tengah dalam tahap pendaftaran. Megahnya bangunan rusunawa lima lantai yang berada di Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo itu cukup menarik masyarakat. Buktinya, calon penghuni melebihi kuota. Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto menginstruksikan agar peruntukkan Rusunawa senilai Rp 20 miliar itu tidak salah sasaran.
‘’Peminatnya cukup banyak. Melebihi kamar yang ada. Sudah saya tegaskan kepada Perkim (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) untuk selektif. Jangan sampai salah sasaran,’’ kata walikota, Jumat (13/4/2018).Utamanya, saat tahapan seleksi nanti. Penghuni rusunawa, kata dia, harus tepat. Artinya, benar-benar bagi yang membutuhkan. Mulai masyarakat yang tinggal ditempat kumuh dan menempati aset daerah, belum punya rumah, dan berpenghasilan rendah. Ini harus diteliti benar. Mulai dibuktikan dengan berkas yang ada hingga survei langsung. Walikota tidak ingin masyarakat gaduh nantinya.
‘’Ini sedang kami kebut perda dan perwalnya. Namun, yang jelas peruntukkan rusunawa untuk yang membutuhkan tadi,’’ ujarnya.
Penyusunan aturan sengaja disegerakan. Sebab, Sugeng tak ingin masyarakat terprovokasi ulah oknum yang ingin mengambil keuntungan. Ini cukup mungkin melihat harga sewa yang cukup murah dengan fasilitas mewah di dalamnya. Pastinya, banyak yang ingin menempati. Walikota berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar angin yang berhembus untuk tidak menyewa Rusunawa. Padahal, sebenarnya membutuhkan.
‘’Aturannya harus disegerakan agar tidak ada yang mencoba mengambil keuntungan pribadi,’’ tegasnya.
Aturan, lanjutnya, juga harus jelas dan rinci. Termasuk tata tertib selama menyewa. Walikota secara tegas melarang masyarakat menyewakan kembali Rusunawa yang dihuni. Perjanjian sewa harus riil. Pengawasan bakal terus dilakukan. bahkan, sanksi bakal diberikan jika diperlukan. Tujuannya sama, agar peruntukkan rusunawa tetap sasaran.‘’Tidak ada hal lain. Rusunawa harus sesuai peruntukkan,’’ terangnya.
Seperti diberitakan, pemanfaatan Rusunawa tengah menunggu surat ijin huni dari kementerian. Namun, tahapan telah dimulai. Salah satunya, pendaftaran calon penghuni. Pemkot melalui Disperkim bakal melakukan seleksi. Sebab, peminat lebih besar dari kuota. Rusunawa hanya berisi 64 rumah.
Rusunawa lebih mirip hotel berbintang. Sebab, terdapat fasilitas kelas wahid dalam setiap kamar untuk ukuran rumah sederhana. Mulai dua kamar lengkap dengan ranjang tidur dan almari dimasing-masing kamar, ruang tamu dengan mebelernya, hingga kamar mandi dengan shower dan kloset duduknya.
Sedang, tariff dapat dibilang murah dibanding fasilitas yang ditawarkan. Tarif sewa untuk lantai I yang diperuntukkan bagi kaum difabel dan warga lanjut usia senilai Rp 100.000 per bulan. Lantai II senilai Rp 230.000/bulan. Lantai III senilai Rp 210.000/bulan. Lantai IV senilai Rp 190.000/bulan. Lantai V senilai Rp 170.000/bulan. (adv/ko)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Walikota: Peruntukan Rusunawa Harus Tepat Sasaran"