banner 468x60

Dapatkan Program KIA Gratis Cukup Lewat RT

banner 160x600
banner 468x60

MADIUN(KRJ.COM) Setiap pribadi wajib memiliki dokumen identitas. Tak terkecuali anak-anak. Pemerintah getol mensosialisasikan kepengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) mulai tahun ini. Tak terkecuali di Kota Madiun. Namun, masih belum banyak masyarakat yang melakukan kepengurusan KIA untuk anak-anaknya tersebut hingga kini.
“Pencetakan KIA baru sekitar empat ribu dari 50 ribu sasaran tahun ini. Kami terus melakukan sosialisasi dan jemput bola,” kata Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Nono Djati Kusumo, Kamis (12/4/2018).
Padahal, KIA cukup penting. Bukan hanya sebagai identitas diri yang sah. Namun, juga diperlukan untuk kebutuhan pengurusan sekolah, keimigrasian, hingga urusan pelayanan kesehatan. Nono ogah berpangku tangan menunggu. Pihaknya melibatkan instansi terkait, termasuk pihak kelurahan hingga RT. Bukan hanya sosialisasi, tapi juga membantu kepengurusan.
“Kepengurusan KIA tidak perlu datang ke kantor (Dukcapil). Tetapi cukup melalui ketua RT setempat,” ujarnya.
Data yang masuk lantas diberikan ke kelurahan setempat. Pihak kelurahan yang bakal mengirim ke Dukcapil untuk diproses. Setiap data yang sudah lengkap bakal diproses. Sebaliknya, berkas yang kurang bakal diinfokan kembali kepada Kelurahan dan RT masing-masing. Begitu juga dengan pengambilannya. KIA, kata dia, cukup diambil di ketua RT masing-masing.
“Yang datang langsung ke sini, tetap kami layani. Namun, daripada mengantri lama, bukankah lebih baik kepengurusan kolektif melalui ketua RT masing-masing,” tegasnya
Sistem kolektif tersebut bukannya tanpa alasan. Sebab, antrian kepengurusan di kantor Dukcapil mencapai ratusan setiap harinya. Tentu wajib mengantri. Namun, pihaknya tentu tidak dapat menolak masyarakat yang datang mengurus.
“Kasihan kalau menunggu lama. Kasihan juga masyarakat yang melakukan kepengurusan lain. Makanya lebih baik melalui sistem kolektif,” ujarnya sembari menegaskan semua kepengurusan KIA tidak dipungut biaya alias gratis.
Masyarakat cukup membawa salinan kartu keluarga, KTP kedua orang tua, dan akta lahir sang anak. Kepengurusan KIA membutuhkan pas foto anak bagi yang sudah berusia lima hingga 16 tahun. Sedang, bagi 0 hingga lima tahun tidak perlu menggunakan foto. Latar belakang foto juga disesuaikan tahun kelahiran. Bagi yang terlahir di tahun genap menggunakan background biru. Sedang, background merah untuk yang terlahir di tahun ganjil.
“KIA ini berfungsi sama seperti KTP pada orang dewasa. Kartu anak juga masuk dalam aplikasi SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan). Jadi juga terbaca melalui mesin scanning,” pungkasnya.(ko/adv)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Dapatkan Program KIA Gratis Cukup Lewat RT"