banner 468x60

Menjawab Program Walikota Dinkes Luncurkan Jumat Berkah

banner 160x600
banner 468x60

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM.(dil)

 

Malang(KRJ.COM) Dinas Kesehatan Kota  Malang memiliki program yang cukup unik, namanya Jumat Berkah. Program Apakah itu,bagaimana asal usulnya.

         Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr.dr. Asih Tri  Rachmi Nuswantari,MM  menyampaikan pada koranrakyat Sabtu (17/11) , bahwa Jumat berkah merupakan program tambahan darah remaja Putri dari Dinkes Kota Malang. Munculnya Jumat Berkah setelah Walikota Malang Sutiaji menginginkan naiknya usia harapan hidup di Kota Malang, tentunya Dinas sudah memiliki program namanya Jumat Berkah“Supaya usia harapan hidup menjadi meningkat tentunya kita menjaga semua lapisan usia mulai dari bayi dalam kandungan, remaja, hingga manula,” ujarnya.

            Diungkapkan Jumat Berkah sendiri adalah program yang mengharuskan remaja putri di Kota Malang mengkonsumsi tablet penambah darah setiap minggunya. “Program tambah darah untuk remaja ini dari realisasi program dari pemerintah pusat dan berfokus akan berfokus pada menjaga remaja putri dari kekurangan darah atau anemia,” tambahnya.

 “Teknisnya, untuk remaja putri setiap minggu satu kali secara rutin terus-menerus harus mengkonsumsi obat selama 1 tahun dan rutin,” tambahnya.

              Anemia ini rupanya berdampak bagi masa depan seorang wanita, dimana anemia jika dibiarkan, kemungkinan saat hamil akan melahirkan bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) yaitu bayi yang lahir dengan berat badannya 2500 gram atau lebih rendah. “Dengan penanganan anemia sejak dini, ke depan angka kematian ibu melahirkan karena pendarahan jadi berkurang,” ungkap wanita berjilbab ini. Dinkes Kota Malang sendiri mencatat penyebab kematian ibu waktu melahirkan yang disumbang oleh pendarahan berjumlah hingga 50 persen.(dil)

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Menjawab Program Walikota Dinkes Luncurkan Jumat Berkah"