banner 468x60

Media Ghatering Kanwil DJP Jatim III Cukup Gayeng

banner 160x600
banner 468x60

MALANG(KRJ) .Kakanwil DJP Jawa Timur III, Dr Ir Rudi Gunawan Bastari, MTax, MAcc, MM, yang didampingi Mahartono (Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Humas), mengakui bahwa bahasa pajak memang masih kurang familiar diterima masyarakat awam. Ujarnya dalam kegiatan Media Gathering di hotel Savana Rabu (6/12)
Diakui Memang perlu edukasi sekaligus perubahan bahasa yang bisa dipahami. Karena penyaji dari internal sudah terbiasa dengan istilah atau bahasa pajak tersebut, untuk itu kami akan mencoba belajar agar komunikasi yang tersampaikan lebih luwes dan mudah dipahami,” jelas Rudi.
Dalam kesempatan itu, Rudi menjelaskan Kanwil DJP Jatim III menargetkan perolehan pajak di 2017 ini hingga 100 persen. “Terhitung sampai akhir November sudah mencapai 80 persen dari target nominal sekitar Rp 25,72 Triliun, sementara secara nasional masih tercapai Rp 183 Triliun. Biasanya dalam bulan Desember ada peningkatan 13-14 persen. Setidaknya kami optimis bisa mencapai 95 persen,” optimis Rudi.
Dari catatan tersebut, posisi Kanwil DJP Jatim III sudah menempati posisi ke-8 secara nasional. Hal ini menunjukkan bahwa Wajib Pajak di wilayah Jatim III telah sadar pajak dan turut memberikan sumbangsih kelancaran pembangunan daerah.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak III Jawa Timur (Kanwil DJP III Jatim) punya target penerimaan sebesar Rp 25,72 triliun untuk tahun 2017.Hingga bulan November 2017, Kanwil DJP III Jatim sudah menyentuh angka 79,44 persen dari target atau sebesar Rp 20,43 triliun.
"Ya tentunya kita bertekad untuk 100 persen, potensi itu ada, tapi kan tergantung dari Wajib Pajak apakah mereka bisa melakukan pembayaran sampai akhir tahun," kata Kepala Kanwil DJP III Jatim, Rudy Gunawan Bastari, Walaupun begitu, Rudy mengatakan bahwa untuk mencapai misi tersebut bukan suatu hal yang mudah mengingat bulan Desember banyak hari libur."Ya kita punya waktu kira-kira 15 hari saja di bulan ini," lanjutnya. Namun dengan adanya fasilitas PMK 165 diharapkan Rudy dapat dimanfaatkan oleh Wajib Pajak untuk mengungkapkan hartanya secara sukarela sebelum Ditjen Pajak menurunkan SP2 (Surat Perintah Pemeriksaan) pada Wajib Pajak.
PMK 165/2017 tentang pengampunan pajak ini resmi berlaku per 17 November 2017 dan sudah mulai diundangkan pada 20 November 2017. Sekitar 40 media, mulai online, cetak, radio dan TV se-Malang Raya mengikuti Media Gathering yang digelar Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim III, di After 5ive Lounge Hotel Savana, Rabu (6/12/2017) malam. Dalam kegiatan yang rutin digelar di penghujung tahun tersebut, awak media dan jajaran Kanwil DJP Jatim III buka-bukaan memberikan kritik, saran dan masukan konstruktif agar komunikasi dan kerjasama yang terjalin berjalan lebih baik di tahun mendatang.(dil)
.

Email Autoresponder indonesia
No Response

Leave a reply "Media Ghatering Kanwil DJP Jatim III Cukup Gayeng"